Menggaungkan suara sunyi : identifikasi hambatan peneliti disabilitas dan mendorong inklusivitas bagi disabilitas di perguruan tinggi di Inggris dan Indonesia.
Proyek penelitian merupakan kolaborasi antara Universitas Nottingham (Inggris) dan Universitas Gadjah Mada (Indonesia). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi disabilitas di dunia akademis dengan memahami dan mengatasi hambatan yang dihadapi oleh para peneliti penyandang disabilitas. Dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan ini secara sistematis, proyek ini berupaya untuk meningkatkan kesadaran untuk mempromosikan praktik-praktik inklusif di universitas. Upaya ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung sehingga para peneliti penyandang disabilitas dapat berkembang.
Funded by the British Council's Going Global Partnerships program
Shining a Light on Unheard Voices
Untuk mencapai tujuan penelitian, kami melakukan:
-
Survei untuk mendapatkan wawasan mendalam dan wawancara dengan para peneliti penyandang disabilitas.
-
Menyelenggarakan workshop priority-setting yang akan mempertemukan para pemangku kepentingan utama untuk memetakan arah penelitian dan langkah-langkah perbaikan di masa depan.
Selain itu, ringkasankebijakan (policy brief yang dibuat bersama akan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, sehingga memberikan panduan mengenai berbagai cara mendukung peneliti penyandang disabilitas dengan lebih baik.
Selain itu, jaringan atau asosiasi untuk staf penyandang disabilitas akan dibentuk di Indonesia untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dengan menyediakan sarna berbagi pengetahuan dan sumber daya. Kerjasama antara jaringan staf penyandang disabilitas di Indonesia dan Inggris yang sudah ada akan memperkuat kemitraan sehingga membuka kesempatan bagi upaya kolaboratif yang melampaui batas-batas negara.
Melalui skema Going Global Partnerships yang didanai oleh British Council, program ini didukung staf dari Universitas Nottingham dan Universitas Gadjah Mada yang mengalokasikan waktu dan sumber daya yang dimilikinya. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan akademis yang lebih inklusif, memberdayakan para peneliti penyandang disabilitas, dan membangun kolaborasi internasional untuk inklusi disabilitas. Inisiatif ini bukan hanya tentang penelitian; namun juga tentang mengubah kehidupan dan menjadikan dunia akademis sebagai tempat di mana semua orang dapat bersinar.
Our Team

Saya Asisten Profesor di bidang Psikologi dan anggota dari Tim Riset Autisme di Universitas Nottingham. Pengalaman penelitian saya berfokus pada isu EDI (Kesetaraan, Keberagaman, dan Inklusi) yang berkaitan dengan inklusi neurodiversitas. Saya melakukan berbagai survei, diskusi kelompok terarah, dan penelitian eksperimental untuk mengidentifikasi hambatan dalam menerapkan inklusi dan menyusun rekomendasi untuk praktik inklusif.
University of Nottingham

Saya Asisten Profesor di bidang Akuntansi dan Ketua Unit Layanan Disabilitas di Universitas Gadjah Mada. Saya memiliki pengalaman meneliti inklusi disabilitas di pendidikan tinggi. Sebagai seorang peneliti kualitatif, saya juga telah melakukan diskusi kelompok terarah dan wawancara untuk mengeksplorasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa penyandang disabilitas di pendidikan tinggi. Selain itu, saya juga aktif dalam mengadvokasi hak-hak penyandang disabilitas.
Universitas Gadjah Mada

Saya peneliti di Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan, dan Kedokteran Sosial di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada. Saat ini, saya adalah kandidat doktor tahun ketiga dalam bidang Epidemiologi dan Kesehatan Populasi di International Centre for Evidence in Disability, London School of Hygiene and Tropical Medicine, dengan fokus penelitian pada cakupan asuransi kesehatan bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Saya melakukan penelitian metode campuran dengan mengintegrasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menguji kebijakan kesehatan dan akses ke layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas.
Universitas Gadjah Mada

Saya dosen di Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, yang memiliki komitmen terhadap isu kesetaraan dan inklusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Penelitian saya berfokus pada peningkatan aksesibilitas informasi obat dan kesehatan, serta pelayanan kefarmasian bagi populasi rentan. Penelitian yang saya lakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan berbagai topik, termasuk swamedikasi (self-medication), pelayanan kefarmasian (pharmaceutical care) bagi individu dengan disabilitas netra, penggunaan obat kanker, evaluasi penggunaan vaksin, serta pengembangan informasi obat yang inklusif.
Dalam bidang pendidikan, saya aktif mendukung mahasiswa penyandang disabilitas sebagai Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Difabel. Selain itu, saya juga terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan aksi kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia.
Universitas Gadjah Mada

Saya mahasiswa magister di Pusat Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah Mada. Minat penelitian saya meliputi practice as research, penelitian berbasis seni, dan penelitian aksi partisipatif. Saya berkomitmen mendukung aksesibilitas penelitian bagi para peneliti penyandang disabilitas di seluruh Indonesia, khususnya peneliti autistik dan minat spesifik mereka.
Universitas Gadjah Mada

Harry Moriarty
Saya adalah manajer budaya riset di Universitas Nottingham. Saya berpengalaman dalam memimpin, menjalankan, dan memberikan saran terkait proyek perubahan budaya, kesetaraan, disabilitas, dan neuroinklusi.
University of Nottingham

Saya peneliti dan dosen di Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan, dan Kedokteran Sosial, Universitas Gadjah Mada, Indonesia, dengan keahlian di bidang kesehatan masyarakat dan kedokteran komunitas, khususnya dalam perilaku kesehatan, komunikasi kesehatan, promosi kesehatan, dan pengendalian tembakau. Penelitian saya mencakup adaptasi program pencegahan merokok untuk remaja, pengembangan strategi untuk mengurangi paparan asap rokok bagi populasi rentan, serta promosi praktik komunikasi yang sensitif terhadap disabilitas dalam layanan kesehatan. Melalui keterlibatan dalam Proyek TRACE dan Vaksin di Indonesia, saya menunjukkan mendorong strategi inklusif-disabilitas, khususnya melalui pelatihan tenaga kesehatan dalam komunikasi yang sensitif terhadap disabilitas selama pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Pekerjaan saya menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan mudah diakses dalam intervensi kesehatan masyarakat.
Universitas Gadjah Mada

Saya adalah lulusan bidang Psikologi dari Universitas Gadjah Mada. Minat penelitian saya meliputi pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan, terutama dalam konteks intervensi kesehatan masyarakat. Saya juga memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan strategi kesehatan nasional, dengan tujuan meningkatkan luaran kesehatan bagi populasi rentan.
Universitas Gadjah Mada

Dr. Alan Chamberlain adalah seorang Peneliti Utama di bidang Ilmu Komputer, Fakultas Sains. Beliau adalah seorang Ko-Investigator dalam proyek REC-HURDLEs: Meninjau Kembali Kontrak Kerja dan Bantuan untuk Kelompok Peneliti yang Kurang Terwakili untuk Berkembang, Memimpin, dan Unggul, serta seorang Ko-Investigator dalam proyek ini. Penelitian beliau berkaitan dengan Interaksi Manusia-Komputer interdisipliner, sebuah bidang di mana beliau telah banyak menerbitkan karya ilmiah. Beliau tertarik pada bidang Budaya Penelitian dalam konteks Pendidikan Tinggi.
University of Nottingham
Contact
For more information about the project or to get in touch please send us an email: Lauren.Marsh @ nottingham.ac.uk
​
If your enquiry is in Indonesian please contact: wurihandayani @ ugm.ac.id






